Celoteh Waktu : Lihat itu di pojok berdebu..
>> April 03, 2010
Iya, ada sepasang sepatu disitu. Bukan, itu hanya sepatu biasa seperti kebanyakan yang lainnya. Tapi tahukah Saudara, sepatu yang menyimpan banyak kisah itu telah lama diretas rindu.Ah, masa Saudara tak tahu apa yang meradang dan berjejal di setiap ruang kosongnya. Jelas dia sedang merindukan kaki dimana baginya ada tercipta. Merindu debu, pasir pantai dan ombak biru. Merindu gerimis, jalanan kota tak dikenal dan sebuah senyum tipis.
Janganlah ingin tahu, kenapa dia berpilu sendu? Pernah kuungkapkan padanya dulu dan hanya menggulirkan beribu bisu.
Sejak kapan tanya Saudara?
Kalau itu pernah dia sampaikan padaku.
Katanya, telah sejak sekian lama ketika aku tak lagi berdetak untuknya.
: tiba-tiba udara terkoyak beku
oleh waktu yang tak mau
jua beranjak maju
untukku

















