Celoteh Waktu : Lihat itu di pojok berdebu..

>> April 03, 2010

Part of me.Iya, ada sepasang sepatu disitu. Bukan, itu hanya sepatu biasa seperti kebanyakan yang lainnya. Tapi tahukah Saudara, sepatu yang menyimpan banyak kisah itu telah lama diretas rindu.
Ah, masa Saudara tak tahu apa yang meradang dan berjejal di setiap ruang kosongnya. Jelas dia sedang merindukan kaki dimana baginya ada tercipta. Merindu debu, pasir pantai dan ombak biru. Merindu gerimis, jalanan kota tak dikenal dan sebuah senyum tipis.
Janganlah ingin tahu, kenapa dia berpilu sendu? Pernah kuungkapkan padanya dulu dan hanya menggulirkan beribu bisu.
Sejak kapan tanya Saudara?
Kalau itu pernah dia sampaikan padaku.
Katanya, telah sejak sekian lama ketika aku tak lagi berdetak untuknya.




                                                           :  tiba-tiba udara terkoyak beku
                                                              oleh waktu yang tak mau
                                                              jua beranjak maju
                                                              untukku





73 comments:

Sou Stalker 4 April 2010 13:08  

tiba-tiba jadi inget waktu saya sd. .

Desfirawita 4 April 2010 13:09  

Bagus, po.
Aku juga punya sepatu kayak gitu, sepatu yang penuh kenangan, andai masih bisa dipakai, akan aku pakai selalu, sayangnya udah nggak bs lagi..

kata2 mu selalu bagus,po. *jadi ngiri*

minomino 4 April 2010 13:12  

saya juga sedang rindu 'sepatu' lama saya :) (lah,apa sih mino)
apa kabarnya pohon? :)

matakakiku 4 April 2010 13:55  

mantapp,.^^

Jazz Muhammad 4 April 2010 14:17  

meberi penghargaan adalah yang terbaik

pembiaran hanya akan menambah masalah

meski hanya sepatu, jasanya melindungi kaki amat patut diapresiasi..

siroel 4 April 2010 15:28  

saya rasa ini adalah sebuah personifikasi, sangat dalam, saya blum bisa memahami selain kerinduan pada seorang yg dulu singgah...

Apisindica 4 April 2010 16:42  

di tangan pohon, semua barang bisa dianalogikan dengan rindu atau kerinduan. dan penggambarannya tetap menggairahkan.

Ayo Pohon tuntaskan kerinduannya!!!

Clara 4 April 2010 17:42  

sepatuku juga udah kotor dan belum kupakai lagi untuk melihat kota...teronggok diam di suatu tempat

Fent & Moncicis 4 April 2010 20:28  

pohon..
tak terpikirkan kah dirimu untuk mengobati rindu itu..
:)

[A]zhar 5 April 2010 08:38  

ada apa nih ada apa nih...

hayo semangat semangat :)

ieyaz 5 April 2010 09:19  

sedang rindu sama seseorang ya poo...???

klo iya bararti sama ma aku.. :(

Philida Thea 5 April 2010 13:34  

ayo kunjungi sepatu itu, jangan biarkan dia sendiri menahan rindu..
hehe *apa sih, Thea!

semangat pohon!!

Enno 5 April 2010 15:24  

aku suka tulisan iniiiiiiiii.....

:P

anyin 5 April 2010 19:43  

love this ;)

KucingTengil 6 April 2010 04:56  

Etto... meski suka dg diksinya, tapi ga ngerti maknanya nyooooo T.T

dv 6 April 2010 08:09  

"Jelas dia sedang merindukan kaki dimana baginya ada tercipta"

aahh..pohon rangkaian kata2 mu ituuu, like this :)

aku suka template mu, cek my new post po :)

lilliperry 6 April 2010 16:16  

jujur, saya gak nangkep maksud tulisan ini bro.. :D

tapi liat gambarnya, saya jadi teringat sepatu converse saya, warna hijau, dan masih saya pakai sampai sekarang, ikut bersama petualangan saya :))

Seiri Hanako 8 April 2010 15:22  

sepasangt sepatu yang merindu...

keren..

7 taman langit 8 April 2010 16:19  

kata-katanya mendalam
mantap

rid 8 April 2010 19:28  

astagaah,kata-katamu itu lho pohon,
kereeen :D

salut buatmu bisa mencipta puisi indah dari sepatu lusuh berdebu :)

ola 9 April 2010 10:27  

sepatunya keren pohon
haha ;p

ninneta 9 April 2010 13:55  

Liat sepatu itu, aku jadi kesel karena sepatu converse butut kesayangan ku di cuci, begitu nggak bisa ilang, dibuang.... adoooooohhhhh........

Chomisah Noer 9 April 2010 14:03  

sepatuku yang mirip sprti telah dirampas oleh manusia yang aku katakan dia adlah seorang wanita yang tak pernuh arti dan membuat ku malas mamkai sepatu....
aku sekalian curhat yah

sepatu ku pas SMA CUMA Tggl satu pas kelas 3 itu aku beli dgn pendapatan hadiah di hari raya eh malang di suruh dilepas satu gara2 aku warnya ada yag merah.. cuam sedikit
uh aku kesal rumahku dari sekolah jauh lagi

guruku jahhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaattttttt

Alil 11 April 2010 01:27  

ah, dari sepatu pun bisa mengalir aksara indah...

bener-bener Po...

duapuluhempatjanuari 13 April 2010 11:54  

iya lho.. dari sepatu aja bisa jadi tulisan yg susah ku pahami begini *hehe

tapi aku menikmatinya.. mantap!

ajenk 14 April 2010 10:28  

pakai lagi gih sepatunya...ayo jalaaaan :))

Elsa 14 April 2010 17:11  

wow, waktu bisa juga ya terkoyak oleh beku.
andai saja waktu bisa dibekukan..
aku mau tuh

kesehaRian Ra-Kun 15 April 2010 00:12  

sepatu yang penuh kenangan ya..
baru terpikir hal seperti itu.

dansapar 16 April 2010 15:14  

aku suka tulisan iniiiiiii

Brokoli sehat 16 April 2010 16:04  

Kenapa tulisanmu selalu indaaaah *uah! i envy you!*

EKA LIANAWATI 17 April 2010 11:13  

baca puisi ini koq jadi sendu ya hatiku....

Tha..^^ 23 April 2010 15:11  

sepatunya dan tulisannya sama-sama bikin terpaku :)

maiank 24 April 2010 16:26  

akiii pulaaang dooonk....

pelangi anak 24 April 2010 17:22  

sepatu yang mawas diri, tahu untuk apa dan siapa dia tercipta, dan sepatu yang baik hati, merindukan kaki yang memang pas masuk ke dalam tubuhnya.

maiank 29 April 2010 13:06  

huuuuuh jangan-jangan tersesat digunung ya?

Tour, Food, and Health 30 April 2010 21:00  

di pojok berdebu...merindukan jejak cahaya...

mari0sy 2 Mei 2010 04:48  

salam kenal dari AlQadri
http://aby-umy.blogspot.com

yanuar catur rastafara 9 Mei 2010 10:16  

sepatu saya banyak kecurian nih
hiks..hiks..

maiank 11 Mei 2010 15:51  

kunjungan...lagi...tapi makin sepi pohon ini.... T.T

qinn_kyoobi 16 Mei 2010 20:50  

saya suka tulisan anda .

mengingatkanku pada puing kenangan yang tersisa ,,

Umy Diary 19 Mei 2010 01:55  

salam kenal dari http://umydiary.blogspot.com/
sekalian ijin follow

kalau ada waktu jangan lupa mampir ke blog aku yah??

adhi 20 Mei 2010 16:11  

kata-kata terakhirnya dalem banget...

long time no see pohon...

how ar ya???

hehehe..

masih tetep mantap aja tulisannya sob..

bikin aku ngerasa melayang....

vizcha 21 Mei 2010 13:48  

wahhh..puisi yah??
sendu2 gmn gtu??
tp bgus jg..
lanjtkn gan

j4j 25 Mei 2010 23:08  

kasian sepatunya...!!! cuma bisa menunggu...!!!

j4j 27 Mei 2010 02:19  

selamat malam kang...!!! ijin follow, bukan copas lo ya..!!!

-Gek- 27 Mei 2010 16:05  

udh sebulan lebih juga ga nge-blog ke mana gerangan si Pohon, apa masih mencari sepatu? :)

Rawins 28 Mei 2010 22:45  

wah susah neh ngomentarin orang kangen...

Enno 31 Mei 2010 08:11  

kasian sepatunya....
kamu ih, kok hbs manis sepah dibuang?

btw apa kabar?

:D

Gogo Caroselle 8 Juni 2010 12:14  

iya ya, ga perna kepikiran klo sepatu nyimpan byk cerita...
thanks for reminding me,
hon.. :)

gaelby 10 Juni 2010 20:14  

Indah bnget po... i like it. Sepatu itu jga sebagai saksi bisu, saat kta berpijak dan melangkah.

nice to be here again :)

j4j 11 Juni 2010 20:22  

kang, belum ketemu sepatunya...!!!

Happy Fibi Ananda 20 Juni 2010 00:02  

.Like.
Fotonya keren,yo..Gag kalah sama puisinya.. ^o^

bentanio 22 Juni 2010 11:24  

titip lapak ya, saya bloger pemula pro lingkungan

bentanio.blogspot.com

wulan audy 28 Juni 2010 01:06  

Lagi-lagi tentang rindu dan selalu memesona...
Hmmmm....

harto 29 Juni 2010 12:56  

sepatu yang penuh dengan kenangan, kata-kata yang begitu indah, kalimat-kalimat yang penuh makna.

trims atas celotehnya, sukses selalu n tetap semangat

Dwi 30 Juli 2010 23:31  

thanks artikelnya,, mendalam dan penuh makna.., ijin follow ya

La Bou 11 September 2010 11:46  

blognya keren lagunya keren, judulnya apa ya...?

combrok 22 September 2010 08:23  

blog bagus

Senja 22 Oktober 2010 00:45  

sepatu itu pasti memiliki banyak kisah sepanjang perjalanannya...

selamat malam menjelang dini hari :)

ninneta 24 Oktober 2010 22:44  

Hai,

Sudah lama aku nggak blogwalking. Karena memang dah lama juga nggak blogging. Hehehehehe.... Datang sekedar menyapa. Semoga dirimu sehat dan selalu bahagia.... dan semoga belum lupa dengan persahabatan kita.

:)

Salam,

Ninneta

Fairysha 30 Oktober 2010 00:12  

saia suka rangkaian katanya..salam kenal..^^

M society 29 Desember 2010 15:25  

kakak mau gabung ama kliker iklan gak ne link nya m-society.blogspot.com ini rahasia loh

ciptanirmala 16 Januari 2011 20:17  

gilaaa!!! pusinya singkat tapi keren banget yax.. oya, tolong komentarin puisi di blogku yax, masih amatiran banget alna, he... oya, follow nd komen balik yax... sankyuu...

Happy 26 Februari 2011 19:53  

Bagus puisinya,, euy :D
Fotonya juga keren...
Aq suka susah kalo' mo nulis beginian, jadi pengen nyoba nulis puisi, de :)

harly 14 Maret 2011 10:48  

sobat ku
makasih ya atas postingnya
sangat bermanfaat,,
kunjungi jg bahan bacaan saya :
jurnal
ekonomi andalas

umiabie 4 Mei 2011 07:30  

kata-katanya penuh makna, thanks ya..

Pradisz Wardhana 24 Juni 2011 13:46  

Wah.. mantap ;D hehe..

salam kenal yah :D

Eli Kusmayadi 1 Agustus 2011 17:30  

mantap postingannya! many thanks

Investment Way 2 Agustus 2011 21:07  

IRA has existed for decades. If you have this wonderful tax-saving strategy? If not, here are three good reasons, the IRA this year and every year do.

When qualified contributions to a traditional IRA in that contributions are tax deductible. Suppose that the maximum contribution of $ 5,000 (for those under 50 years). Suppose also that the rate of 30% tax (federal income tax and state 25% to 5%). And a $ 5,000 contribution reduces your tax bill of $ 1,500. You just put aside $ 5,000 for retirement and the government gives you back $ 1500, so its actual out of pocket costs only $ 3,500. How sweet is that?

ninneta 2 September 2011 15:44  

Hai, apakabar sahabat.... :)

Datang untuk mengucapkan,

Selamat hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin.


-Ninneta-

InsuranceService99 2 Oktober 2011 16:27  

Business and Marketing
Commercial Real Estate

bed cover murah 5 Januari 2012 07:16  

thaks Gan your blog baggus info and useful, greetings and salutations successful blogger

bed cover murah

obat herbal disentri 1 Februari 2012 08:20  

habis manis sepah dibuang

Related Posts with Thumbnails

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP