Celoteh Waktu : Lihat itu di pojok berdebu..
>> April 03, 2010
Iya, ada sepasang sepatu disitu. Bukan, itu hanya sepatu biasa seperti kebanyakan yang lainnya. Tapi tahukah Saudara, sepatu yang menyimpan banyak kisah itu telah lama diretas rindu.Ah, masa Saudara tak tahu apa yang meradang dan berjejal di setiap ruang kosongnya. Jelas dia sedang merindukan kaki dimana baginya ada tercipta. Merindu debu, pasir pantai dan ombak biru. Merindu gerimis, jalanan kota tak dikenal dan sebuah senyum tipis.
Janganlah ingin tahu, kenapa dia berpilu sendu? Pernah kuungkapkan padanya dulu dan hanya menggulirkan beribu bisu.
Sejak kapan tanya Saudara?
Kalau itu pernah dia sampaikan padaku.
Katanya, telah sejak sekian lama ketika aku tak lagi berdetak untuknya.
: tiba-tiba udara terkoyak beku
oleh waktu yang tak mau
jua beranjak maju
untukku


















73 comments:
tiba-tiba jadi inget waktu saya sd. .
Bagus, po.
Aku juga punya sepatu kayak gitu, sepatu yang penuh kenangan, andai masih bisa dipakai, akan aku pakai selalu, sayangnya udah nggak bs lagi..
kata2 mu selalu bagus,po. *jadi ngiri*
saya juga sedang rindu 'sepatu' lama saya :) (lah,apa sih mino)
apa kabarnya pohon? :)
mantapp,.^^
meberi penghargaan adalah yang terbaik
pembiaran hanya akan menambah masalah
meski hanya sepatu, jasanya melindungi kaki amat patut diapresiasi..
saya rasa ini adalah sebuah personifikasi, sangat dalam, saya blum bisa memahami selain kerinduan pada seorang yg dulu singgah...
di tangan pohon, semua barang bisa dianalogikan dengan rindu atau kerinduan. dan penggambarannya tetap menggairahkan.
Ayo Pohon tuntaskan kerinduannya!!!
sepatuku juga udah kotor dan belum kupakai lagi untuk melihat kota...teronggok diam di suatu tempat
pohon..
tak terpikirkan kah dirimu untuk mengobati rindu itu..
:)
ada apa nih ada apa nih...
hayo semangat semangat :)
sedang rindu sama seseorang ya poo...???
klo iya bararti sama ma aku.. :(
ayo kunjungi sepatu itu, jangan biarkan dia sendiri menahan rindu..
hehe *apa sih, Thea!
semangat pohon!!
aku suka tulisan iniiiiiiiii.....
:P
love this ;)
Etto... meski suka dg diksinya, tapi ga ngerti maknanya nyooooo T.T
"Jelas dia sedang merindukan kaki dimana baginya ada tercipta"
aahh..pohon rangkaian kata2 mu ituuu, like this :)
aku suka template mu, cek my new post po :)
jujur, saya gak nangkep maksud tulisan ini bro.. :D
tapi liat gambarnya, saya jadi teringat sepatu converse saya, warna hijau, dan masih saya pakai sampai sekarang, ikut bersama petualangan saya :))
sepasangt sepatu yang merindu...
keren..
kata-katanya mendalam
mantap
astagaah,kata-katamu itu lho pohon,
kereeen :D
salut buatmu bisa mencipta puisi indah dari sepatu lusuh berdebu :)
sepatunya keren pohon
haha ;p
Liat sepatu itu, aku jadi kesel karena sepatu converse butut kesayangan ku di cuci, begitu nggak bisa ilang, dibuang.... adoooooohhhhh........
sepatuku yang mirip sprti telah dirampas oleh manusia yang aku katakan dia adlah seorang wanita yang tak pernuh arti dan membuat ku malas mamkai sepatu....
aku sekalian curhat yah
sepatu ku pas SMA CUMA Tggl satu pas kelas 3 itu aku beli dgn pendapatan hadiah di hari raya eh malang di suruh dilepas satu gara2 aku warnya ada yag merah.. cuam sedikit
uh aku kesal rumahku dari sekolah jauh lagi
guruku jahhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaattttttt
ah, dari sepatu pun bisa mengalir aksara indah...
bener-bener Po...
iya lho.. dari sepatu aja bisa jadi tulisan yg susah ku pahami begini *hehe
tapi aku menikmatinya.. mantap!
pakai lagi gih sepatunya...ayo jalaaaan :))
wow, waktu bisa juga ya terkoyak oleh beku.
andai saja waktu bisa dibekukan..
aku mau tuh
sepatu yang penuh kenangan ya..
baru terpikir hal seperti itu.
aku suka tulisan iniiiiiii
Kenapa tulisanmu selalu indaaaah *uah! i envy you!*
baca puisi ini koq jadi sendu ya hatiku....
sepatunya dan tulisannya sama-sama bikin terpaku :)
akiii pulaaang dooonk....
sepatu yang mawas diri, tahu untuk apa dan siapa dia tercipta, dan sepatu yang baik hati, merindukan kaki yang memang pas masuk ke dalam tubuhnya.
huuuuuh jangan-jangan tersesat digunung ya?
di pojok berdebu...merindukan jejak cahaya...
salam kenal dari AlQadri
http://aby-umy.blogspot.com
sepatu saya banyak kecurian nih
hiks..hiks..
kunjungan...lagi...tapi makin sepi pohon ini.... T.T
saya suka tulisan anda .
mengingatkanku pada puing kenangan yang tersisa ,,
salam kenal dari http://umydiary.blogspot.com/
sekalian ijin follow
kalau ada waktu jangan lupa mampir ke blog aku yah??
kata-kata terakhirnya dalem banget...
long time no see pohon...
how ar ya???
hehehe..
masih tetep mantap aja tulisannya sob..
bikin aku ngerasa melayang....
wahhh..puisi yah??
sendu2 gmn gtu??
tp bgus jg..
lanjtkn gan
kasian sepatunya...!!! cuma bisa menunggu...!!!
selamat malam kang...!!! ijin follow, bukan copas lo ya..!!!
udh sebulan lebih juga ga nge-blog ke mana gerangan si Pohon, apa masih mencari sepatu? :)
wah susah neh ngomentarin orang kangen...
kasian sepatunya....
kamu ih, kok hbs manis sepah dibuang?
btw apa kabar?
:D
iya ya, ga perna kepikiran klo sepatu nyimpan byk cerita...
thanks for reminding me,
hon.. :)
Indah bnget po... i like it. Sepatu itu jga sebagai saksi bisu, saat kta berpijak dan melangkah.
nice to be here again :)
kang, belum ketemu sepatunya...!!!
.Like.
Fotonya keren,yo..Gag kalah sama puisinya.. ^o^
titip lapak ya, saya bloger pemula pro lingkungan
bentanio.blogspot.com
Lagi-lagi tentang rindu dan selalu memesona...
Hmmmm....
sepatu yang penuh dengan kenangan, kata-kata yang begitu indah, kalimat-kalimat yang penuh makna.
trims atas celotehnya, sukses selalu n tetap semangat
thanks artikelnya,, mendalam dan penuh makna.., ijin follow ya
blognya keren lagunya keren, judulnya apa ya...?
blog bagus
sepatu itu pasti memiliki banyak kisah sepanjang perjalanannya...
selamat malam menjelang dini hari :)
Hai,
Sudah lama aku nggak blogwalking. Karena memang dah lama juga nggak blogging. Hehehehehe.... Datang sekedar menyapa. Semoga dirimu sehat dan selalu bahagia.... dan semoga belum lupa dengan persahabatan kita.
:)
Salam,
Ninneta
saia suka rangkaian katanya..salam kenal..^^
kakak mau gabung ama kliker iklan gak ne link nya m-society.blogspot.com ini rahasia loh
gilaaa!!! pusinya singkat tapi keren banget yax.. oya, tolong komentarin puisi di blogku yax, masih amatiran banget alna, he... oya, follow nd komen balik yax... sankyuu...
Bagus puisinya,, euy :D
Fotonya juga keren...
Aq suka susah kalo' mo nulis beginian, jadi pengen nyoba nulis puisi, de :)
sobat ku
makasih ya atas postingnya
sangat bermanfaat,,
kunjungi jg bahan bacaan saya :
jurnal
ekonomi andalas
kata-katanya penuh makna, thanks ya..
Wah.. mantap ;D hehe..
salam kenal yah :D
mantap postingannya! many thanks
IRA has existed for decades. If you have this wonderful tax-saving strategy? If not, here are three good reasons, the IRA this year and every year do.
When qualified contributions to a traditional IRA in that contributions are tax deductible. Suppose that the maximum contribution of $ 5,000 (for those under 50 years). Suppose also that the rate of 30% tax (federal income tax and state 25% to 5%). And a $ 5,000 contribution reduces your tax bill of $ 1,500. You just put aside $ 5,000 for retirement and the government gives you back $ 1500, so its actual out of pocket costs only $ 3,500. How sweet is that?
Hai, apakabar sahabat.... :)
Datang untuk mengucapkan,
Selamat hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin.
-Ninneta-
Business and Marketing
Commercial Real Estate
thaks Gan your blog baggus info and useful, greetings and salutations successful blogger
bed cover murah
habis manis sepah dibuang
Poskan Komentar