Slili Beach Snapshots

>> Desember 29, 2009

Slili Beach
Pantai Slili selalu terlihat sepi yang mungkin dikarenakan kalah pamor dengan Pantai Sundak & Krakal. Akan tetapi diantara deretan pantai dari Baron hingga Sundak, Pantai Slili lah yang terindah buatku. Dengan suasana sunyinya, pasir putih bersih, ombak yang tak terlalu keras karena terhalang oleh bukit karang dan area tidak terlalu luas, keindahannya bagaikan sebuah sorga dunia yg tersembunyi. Memang bukan sebuah laguna, namun keterasingannya menyesatkanku dalam setiap pesona.

Slili Beach
Pantai Slili sering disebut penduduk setempat dengan Watu Lawang (pintu batu) karena disana ada pulau kecil yang dibawahnya terdapat lorong menyerupai pintu. Terkadang Pantai Slili juga menjadi tempat diadakan pesta laut Sadranan atau upacara Nyadran, yang diadakan setiap tahun sekali pada hari Minggu Pahing menjelang musim tanam. Dalam acara tersebut, pantai yang biasanya sepi ini berubah penuh sesak dibanjiri oleh ratusan bahkan ribuan orang yang datang dari berbagai pelosok desa. Bekal makanan yang sebagian besar berupa ingkung ayam dan daging kambing, setelah dikendurikan kemudian disantap bersama-sama di tepi pantai, sehingga suasana pesta laut tersebut benar-benar menjadi pesta rakyat.

Slili Beach
Pada musim kemarau, Pantai Slili menjadi salah satu tujuan para petani yang menganggur dan mulai beralih mencari sumber penghasilan dengan mengandalkan surutnya air laut, karena ladang tadah hujan di wilayah tersebut tak lagi bisa ditanami hingga memasuki musim penghujan mendatang. Disebabkan tidak memiliki perahu penangkap ikan, mayoritas dari petani tersebut hanya bisa memanfaatkan surutnya air guna mencari rumput laut, udang dan kerang untuk dikonsumsi atau diperdagangkan.

Slili Beach
Di tahun 2002, Lembaga Penelitian Universitas Gadjah Mada pernah mengadakan penelitian di tepi Pantai Slili dengan tema 'Peranan Jasad Simbiotik Terhadap Kemampuan Adaptasi Cemara Laut (Casuarina equisetifolia), Akasia (Acacia auriculiformis) dan Sengon (Paraserianthes falcataria) di Kawasan Pantai'. Penelitian ini diarahkan untuk mempelajari peranan jasad simbiotik terhadap kemampuan adaptasi tempat tumbuh marginal dan menentukan potensi strategis yang dapat dimanfaatkan sebagai pendekatan unggulan dalam rehabilitasi pantai.

Slili Beach
Persis di samping Pantai Slili terdapat Watulawang Adventure Resort yang menyediakan beragam paket wisata, antara lain menikmati keindahan pantai dari gardu pandang kayu, berkeliling menyusuri pantai sambil memancing menggunakan perahu tempel, menjajal 'off-road' di sirkuit mini yang terletak di tepi Pantai Slili dengan kendaraan jenis jeep, plus menginap satu malam di resor yang mayoritas terbuat dari kayu. Namun harga paket wisata yang ditawarkan tersebut terbilang cukup mahal, hingga mencapai 1.000 - 1.400 dollar AS dengan kapasitas maksimal peserta 10 orang. Walaupun begitu, mungkin dikarenakan oleh paket petualangannya yang sungguh menarik, sehingga untuk mengikutinya harus mendaftar terlebih dulu.

Slili Beach
Dengan posisi membelakangi Pantai Slili, Watulawang Adventure Resort memiliki 'backyard' yang menghadap dan sangat dekat dengan pantai. Bersantai menikmati angin di atas kursi malas ditimang oleh debur suara ombak kemudian bangun dan melemparkan tubuh untuk dibelai asin air laut, menghantam khayalan kita akan sebuah rumah yang benar-benar berada di tepi pantai. Mengutip kata-kata milik gogo; 'Let's find some beautiful place to get lost'.

Slili Beach
Di salah satu sudut pantai, terlihat beberapa wisatawan mancanegara yang sedang menikmati damai kesunyian disana. Untuk pengunjung yang ingin bermalam di Pantai Slili dengan budget terjangkau, terdapat hotel/wisma melati yang bernama Puri Thalasso. Dengan letaknya persis di samping barat Watulawang Adventure Resort, Puri Thalasso mematok harga hanya 60 - 70 ribu untuk satu kamar penginapan dan 250 ribu per malamnya untuk satu bangunan villa sederhana dengan empat kamar di atas bukit karang. Sangat cucok buat kita-kita yang ingin 'backpackeran' ke sini.

Slili Beach
sekali lagi kawan..
letakkkan penat pada peluk lautan
dan debur ombak yang berkejaran
.....
cukup sekali lagi saja kawan
kita basuh lelah
dalam setiap
kalah




photo by me





Seperti biasa, ada sedikit tambahan disini. Terimakasih utk Maya atas pemberian Award Persahabatan-nya dan Mas Hartohadi yang juga telah mengoperkan Friendship Chain Award and Interesting Blog Award kepadaku.
Award Persahabatan dari Maya Sari Tanjung

Friendship Chain Award and Interesting Blog Award dari Hartohadi dot com

35 comments:

maiank 29 Desember 2009 02:11  

akhirnya diposting jg.. indah skali pasti penuh perjuangan y ngambil setiap sisi pantainya? apalgi foto yg ke 4. wah km buat aku rindu pantai berpasir putih..semoga ada ksmpatan kesana..hehe

Bahauddin Amyasi 29 Desember 2009 03:05  

Ah, kenapa pantai selalu menyisakan gelora rindu yang berderai-derai?

Indah banget, sob. Jadi pengen ke sana deh. Hhihi

Pohonku Sepi Sendiri 29 Desember 2009 04:55  

@maiank : iya neh mai, baru sempet posting..
lumayan seh perjuangannya, seperti biasa mai, naek2 ke puncak karang.. hehe..
semoga nanti ada kesempatan buat mengunjunginya mai..
makasih ya.. :)

@Bahauddin Amyasi : hehe.. makasih sob.. :)
gelora rindu sekarang memang slalu menderai tak terbatas ruang dan waktu, sob.. ato tlah sejak dulu ya?

Alil 29 Desember 2009 05:07  

Mantaaappp..

akhirnya di upload juga...

and it took my breath away...

Azhar 29 Desember 2009 05:53  

pantainya msh setipe dengan pantai2 lain yg ada di gunung kidul...gw belom nemuin perbedaannya

apakah gw harus ke pantai silli ini dulu? gw belom pernah

bisa minta nomornya puri thalasso?

harto 29 Desember 2009 07:09  

whuiiih ke pantai lagi kita. Subhanallah begitu indahnya... ciptaan Allah....

Alhamdulillah ewot ku dah di pajang, makasih sob. Suksess terus n tetap semangat.

Apisindica 29 Desember 2009 10:13  

ngiriiiiiiii sama yang bisa jalan-jalan terus! hehehe

penjelasan tentang jasad simbiotiknya mengingatkan jaman kuliah dulu. ;)

fotonya keren (seperti biasa)

Elsa 29 Desember 2009 10:24  

wuiiiih...
aku kepingin nyemplung lihat air nya yang biru itu...
kok bisa uuuapik gitu ya fotonya?
wah wah wah...

photographernya ini yang sip!!!

ajenk 29 Desember 2009 11:03  

waaaa...gunung kidul emang punya sejuta pesonaaaa...hohoho..

tapi aku lom pernah ke pantai sili...fufufu...seringnya ke sundak soalnya di sundak juga sepi..asyik buat maen2..

kapan2 nyoba ah....
pantai2 yang berjejeran itu emang keren2 ya gak perlulah jauh2 ke bali hohoho...

Yunna 29 Desember 2009 11:50  

cantiknya...

bbb 29 Desember 2009 13:26  

wow foto nya keren ,jadi pengen kesana........

Pohonku Sepi Sendiri 29 Desember 2009 14:35  

@Alil : hehe.. iya neh lil, akhirnya.. thanks ya.. :)
oh iya, cr2 sukses.. hihihi..

@Azhar : iya, benar.. masih sama dgn yg lain.. bedanya cuma bagian bawah kebanyakan pasir sob, tdk spt pantai yg laen disana yg kebanyakan bawahnya berupa batu karang.. dan suasananya yg tenang & terkucilkan..
coba aja sob kesini, sapa tau cucok.. hehe..
puri thalasso aku nggak ada no telp nya, krn kebetulan kemarin aku memang nggak bermalam disana..

@harto : hehe.. iya neh mas, dari pantai ke pantai..
sama2 mas.. makasih banyak utk ewotnya ya.. :)

@Apisindica : hahaha.. nggak jalan2 terus kok bro.. ni ambil gambarnya bareng ma yg kemaren.. satu waktu langsung berkelana ke tujuh pantai disana.. hehe..
wah, kalo aku mah ngga ngerti tuh tentang jasad simbiotik.. hihi..
makasih bro.. :)

@Elsa : hehehe.. aku dah nyemplung tuh mbak disana.. enak bangedh loh, seger.. mana suasananya nggak rame lagi, berasa pantei milik sendiri..
makasih mbak elsa.. :)

@ajenk : hehe.. setujuuu..
eh, ke sundak terakhir kemaren rame banget loh jenk.. beda ma slili, coba aja liat poto ke-4, sederet pantei itu cuma ada 2 org yg berenang disana.. hehe..
daripada buat ke bali, bisa lebih ngirit kalo dipake ke sini ya jenk.. hihihi..
makasih ya.. :)

@Yunna : makasih yunna.. :)

@bbb : thanks sob.. :)
coba aja kesini, kalo ada kesempatan..

Isti 29 Desember 2009 17:08  

Ya Allah..indanhnya Indonesia...

Pohonku Sepi Sendiri 29 Desember 2009 17:32  

@mbak isti : iya bener mbak.. indonesia memang kaya..
makasih mbak isti.. :)

Seti@wan Dirgant@Ra 29 Desember 2009 18:59  

Pantainya Indah banget..
Selamat atas Awardnya

Pohonku Sepi Sendiri 29 Desember 2009 21:25  

@Seti@wan Dirgant@Ra : makasih bang iwan.. :)

SeNjA 29 Desember 2009 23:02  

huaaaaa,....pantainya luar biasa indah @_@

serius ,...luar biasa,sungguh Allah maha besar ya *_*

Pohonku Sepi Sendiri 30 Desember 2009 00:02  

@SeNjA : benar senja, Allah sungguh Maha Besar..
makasih senja.. :)

BaS 30 Desember 2009 06:57  

Hwaaa....iri...iri....pengen ke pantai! Pengen nyemplung!....awesome pics!

eka wijayanti 30 Desember 2009 08:46  

Si perawan :)

hari Lazuardi 30 Desember 2009 09:03  

wah airnya hijau dan biru langit yang cerah, perpaduan yang cool..

Lina 30 Desember 2009 12:02  

pengen ke sana. kayae taun depan harus nyeret suami ke sana deh...

Pohonku Sepi Sendiri 30 Desember 2009 14:14  

@BaS : hehehe.. 'nyemplung'lah kesana sob..
makasih ya.. :)

@mbak eka : hihihi.. iya mbak.. ini si perawan menurutku..
makasih mbak eka.. :)

@mas hari : perpaduan warna panorama disana memang menakjubkan mas hari..
makasih.. :)

@Lina : hehehe.. yak aku dukung.. pasti nggak akan menyesal tiba disana nanti..
makasih lina.. :)

minomino 30 Desember 2009 17:20  

wowowowwow! pantai lagi....ckckckck...

'keterasingan yg menyesatkan' nice!

eh,casuarina equisetifolia! ada di blkg gedung kampus saya,,,(bukan daerah pantai) hebat y pohon2 itu... :)

btw,pohon...ingat postingan ttg biola?ada org tua pemain biola yg saya tonton baca blog saya,,,dan sekarang,pemain2 biolany di tag ke foto saya di FB....y ampun,malu...tp seneng... :)

minomino 30 Desember 2009 17:20  

eh,maap jd curhat,HAHA

-Gek- 30 Desember 2009 17:25  

Pantai lagi?
Tahun baruan hunting ke mana, Pohon?
Maaf gek baru mampir yaa..
Sibuknya minta ampun!

SELAMAT TAHUN BARU,
sukses selalu. :)

Pohonku Sepi Sendiri 30 Desember 2009 17:46  

@minomino : iya neh mino, pantei terus.. abis pas itu, dlm sekali kesempatan hunting langsung berkelana ke tujuh pantei.. hihihi..

iya loh, pohon memang hebat.. *haiyah nggak nyambung* kumat narsiesnya.. hahaha..

oh ya? malah bagus dong, jadinya para seniman biola itu pada tau seberapa besar apresiasi mino.. mereka jadi ngerti bahwa ada seorang mino yg sangat mengagumi akan segala jerih mereka, yg tentu saja tidak selalu berakhir letih..

makasih mino.. :)


@-Gek- : iya neh gek, pantei lagi..
taon baru.. emm, kemana ya? blum tau seh bisa hunting nggak nanti.. paling mo menyepi aja, mendekatkan pada Sang Maha.. hehe..

sukses juga buatmu gek, thanks.. :)

Clara 31 Desember 2009 01:30  

Pohon, sori baru mampir, baru pulang ini hiahahahaha...

btw itu pantainya keren banget
tadi siang aku malah mampir ke pantai *mikir* suwuk? kalo nggak salah namamnya itu...jelek! udah butek, lengket, pasirnya hitam lagi...untung aja karangnya keren dan sempet di poto bagian karang aja...T^T

Pohonku Sepi Sendiri 31 Desember 2009 01:52  

@Clara : cieee yg baru berlibur.. hehehe...
hmm, pantai suwuk ya.. sepertinya yg di kebumen.. aku blum pernah kesana seh clar..
bagi2 dong clar photo2nya.. hehe..
makasih clara.. :)

rid 31 Desember 2009 14:03  

ke pantai teruuus, Pohon, hehe..
kereen pantainya, nggak terlalu rame yah...
btw kapan Pohon jalan2 ke manado??hihihi..^*

rid 31 Desember 2009 14:04  

eh, hampir lupa, mat tahun baru 2010 yaa, semoga semuanya lebih baik di tahun baru ini, amiin...^^

Pohonku Sepi Sendiri 31 Desember 2009 14:41  

@rid : hehe.. iya neh rid, pantei ke pantei.. di pantei slili ini sepi kok rid, seraya milik pribadi.. hihihi..
hmm, ke manado ya.. bole juga tuh.. hehe.. ntar kalo dah ada kesempatan ya..
met taon baru juga ya rid.. thanks.. :)

rid 31 Desember 2009 17:00  

Pohon, ada hadiah buatmu di blogku, ambil yaa..*_*

Pohonku Sepi Sendiri 1 Januari 2010 01:07  

@rid : siap.. hehe..
thanks ya rid.. :)

InsuranceService99 2 Oktober 2011 14:42  

Business and Marketing
Commercial Real Estate

Related Posts with Thumbnails

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP