Dongeng Boneka : Aku ingin berpulang..

>> Desember 25, 2009

SaD DoLL
Boneka itu telah berkelana dari kota ke kota, melalui tawa pada setiap rumah hingga tangis rengekan bocah. Kadang di suatu tangan dia ditimang-timang sayang, tapi di genggam lain diacuhkan. Diam, tersudut dan dilupakan. Cukup banyak waktu yang dilalui mengajarkan padanya tentang perasaan serta puja kuasa manusia. Keringat orang tua yang menjelma sebagai hadiah bagi anaknya, binar lirih tanda cinta oleh kekasih, bahkan peluk erat lelap gadis kecil dalam gelap.

Boneka itu tahu banyak kapan cinta akan pergi meninggalkannya sendiri, dengan luka di sekujur tubuh untuk lalu dijahit kembali utuh dan dipungutkan busa luruh hanya agar dirinya pantas mendapat kasih sayang penuh. Betapa dia merasa terlalu renta bagi penerimaan dan penolakan. Diingat dan terabaikan. Sudah tak sanggup lagi menjadi ladang bagi benih asmara, terawat dengan canda dan air mata yang tersemaikan kemudian oleh luka. Dengan raga yang bagi manusia tampak abadi, dia selalu merindukan mati.

Boneka itu tahu banyak akan segala hal. Tak heran karena dia sering bercakap dengan matahari tentang hujan, berbincang bersama ombak pada ratap lautan dan menyanyikan angin yang mendambakan awan. Dalam segala lelah pada akhir perjalanan, sampailah dia pada dedaunan yang mempertanyakan perihal sama pada bulan.


          wahai rinai samar sinar pantulan
          adakah tempat tanpa ingatan
          tiada kenangan dan
          kesakitan



photo by Č Ą T_Ğ ! я Ļ

31 comments:

eka wijayanti 25 Desember 2009 06:07  

Pohon sedang tersiksa dengan ingatan dan kenangan yang berulang?
*toss...*

Elsa 25 Desember 2009 08:47  

ingin berpulang?
jangan dulu deh, dunia ini masih indah kok. Berkah dan NikmatNya masih banyak...

ohim 25 Desember 2009 10:37  

mungkinkah keinginan apa yang dialami boneka tersebut terdapat kemiripan pada manusia? kehidupan kita kadang terlupakan oleh sang kawan, tapi Tuhan tahu segala perbuatan yang kita lakukan

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 11:05  

@eka wijayanti : hehe.. mbak eka, bisa aja.. boneka itu kok mbak yg tersiksa oleh sayat2 ingatan..
cuma saja, ada saatnya kita pun bisa merasakannya..
makasih mbak.. :)

@Elsa : yup, benar mbak elsa.. ah, aku juga nggak tau pikiran boneka itu, knp juga bersikeras ingin segera berlalu..
kalo aku mah msh ingin menjelajah keindahan dunia.. hehe..
makasih mbak elsa.. :)

@ohim : yup, benar kawan.. terkadang ada saatnya kita bisa merasakan bahwa yg kita miliki hanyalah ingatan tanpa pernah tergenggam.. dan boneka itu sangat mengerti akan sebuah pilu..
makasih sdh singgah & drop komen disini, kawan.. :)

minomino 25 Desember 2009 15:04  

luka selalu meninggalkan jejak ya...tak peduli semahal apapun operasi plastik yg kita lakukan :) :) :) :)

h-run 25 Desember 2009 16:01  

salam buat si boneka ya!

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 16:04  

@minomino : yup, pastinya mino.. hehehe..
apalagi jika luka sampai ke jiwa, hanya sembuh oleh perkenan Sang Maha..
thanks mino.. :)

@h-run : hehe.. iya, coba aku sampaikan ya..
makasih.. :)

Enno 25 Desember 2009 16:18  

seolah2 aku adalah boneka itu...

:)

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 16:30  

@mbak enno : eh, mbak enno.. janganlah menyeolahkan diri bagai boneka itu..
berat loh mbak, sungguh..

tetap semangat ya mbak enno..
makasih.. :)

Apisindica 25 Desember 2009 16:39  

analogi yang cantik!!!

kadang (seringkali), kita tahu kapan kita tidak diinginkan dan kapan kita dibutuhkan. Hidup adalah sejumlah opsi seperti itu yang berulang!

SeNjA 25 Desember 2009 16:43  

sangat menyentuh,....sungguh indah pohon.

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 17:18  

@Apisindica : makasih bro.. :)
hehe.. tepat sekali bro..
dimana ada yang diinginkan pasti ada yang terabaikan.. saat kita dibutuhkan, apakah paham akan pengingkaran..

@SeNjA : makasih senja..
semoga nggak bosen berkunjung kemari ya.. :)

antibiotich 25 Desember 2009 17:34  

kasian banget bonekanya...
semoga boneka2ku ga punya perasaan kaya gitu setelah sekian lama bersamaku*hasyah*


Apa yang kita ingat
dari kenangan-kenangan yang terekam oleh ingatan kita
nama tempat, nama permainan, nama teman, atau kejadian
adalah hal-hal yang mungkin lambat laun bisa terlupa
Tapi tidak dengan RASA
rasa senang rasa sedih
yang akan terus kita bawa tanpa mudah tercecer disepanjang perjalanan kita
dan semakin kita dewasa
kita akan menyadari bahwa diantara kenangan-kenangan tersebut..
ada satu rasa yang paling besar
yaitu..
CINTA..

*telah dipersiapkan rancangan terindah dariNYA...
kenangan dan kesakitan adalah bagiannya...

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 18:33  

@antibiotich : hooh ya, kacian dia.. hehe..

setuju mai.. bagi manusia memang mudah tuk terlupa.. tapi ketika rasa ikut bermain di dalamnya, butuh berapa lama ingatan itu kan berhenti mendera? *sigh*

bersyukurlah bagi mereka yg mengerti sekali akan rasa sakit, karena darinya seharusnya hikmah ikhlas tercipta..

makasih mai.. :)

rid 25 Desember 2009 19:57  

pergilah pada hampa
tak ada apaapa di sana


analoginya kereeen, Pohon^^

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 20:12  

@rid : yup, di tengah hampa mungkin boneka itu sekarang berada, rid..

makasih ya.. :)

secangkir teh dan sekerat roti 25 Desember 2009 20:59  

sebentar, saya sedang menikmati.. :)

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 21:20  

@secangkir teh dan sekerat roti : sedang menikmati? menikmati apa kawan?
dongeng boneka kah?

BaS 25 Desember 2009 21:23  

Blognya kok kelam ya? Or it was just a false impression?

Pohonku Sepi Sendiri 25 Desember 2009 23:11  

@BaS : hehe.. emang kelam ya sob?
cuma suka aja kok ma warna item.. tidak ada maksud buat menimbulkan kesan palsu2an loh.. hehe..
thanks dah singgah kesini sob.. :)

Azhar 26 Desember 2009 09:52  

klo udah gede jangan maen boneka ya

hihihihihi

Ra-Kun 26 Desember 2009 10:41  

nuansanya suram dan sepi ya..

waktu baca ini jadi inget film silent hill lho.. :0

anyway, have a nice day ya ^_^

pelangi anak 26 Desember 2009 12:57  

KISAH YANG BAGUS, MENYENTUH SEKALI, MEMBUAT KITA SEGERA MERENUNG DAN BERENANG JAUH ...

TRIMS BANGET. SELAMAT MENIKMATI LIBURAN AKHIR TAHUN DAN MENYAMBUT TAHUN BARU YANG PENUH HARAPAN DAN IMPIAN BARU.

Pohonku Sepi Sendiri 26 Desember 2009 14:13  

@Azhar : hehehe.. iya ding, udah nggak pantes ya..
asal jangan trus skrg kita yg jadi bonekanya loh.. hihihi..
thanks sob.. :)

@Ra-Kun : iya yah, suram & sepi kah?
hahaha.. masa ampe silent hill segala, Ra.. kalo itu mah larinya ke horor..
thanks ya Ra.. have a nice day too.. :)

@pelangi anak : sama2 kawan.. makasih juga ya.. :)
selamat menikmati liburan.. semoga bisa kita sambut tahun baru dgn hati yg lapang dan berbagai pengharapan..

Bahauddin Amyasi 27 Desember 2009 01:22  

Halus, tapi nyinyir..
ah, cerita boneka...

Pohonku Sepi Sendiri 27 Desember 2009 01:28  

@Bahauddin Amyasi : makasih kawan.. :)
tapi, nyinyir itu apa ya? hehe..

melly 30 Desember 2009 10:48  

mas pohon cerita na unik banget nich...tapi gambar na angker hehhehehe...nice post :)

Pohonku Sepi Sendiri 30 Desember 2009 14:08  

@melly : hahaha.. masa serem seh mel gambarnya..
makasih utk apresiasinya ya.. :)

Chomisah Noer 22 Januari 2010 17:22  

emm emang klw gak baca bLog yg satu ini rasanya gak afdol hehhehe
tulisannya sangat menyentuh tak bermakna bgdz.. kena di hati.....
Rajin2 deh aku jadi terinspirasi neh ......

Pohonku Sepi Sendiri 24 Januari 2010 02:06  

@Chomisah Noer : hehe.. bisa aja neh ami..
makasih banget ya buat apresiasinya.. :)

InsuranceService99 2 Oktober 2011 16:18  

Financial Investment Services
Business and Marketing

Related Posts with Thumbnails

  © Blogger templates Romantico by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP