Sepenggal Perjalanan..
>> Oktober 09, 2009

leleh sudah peluhku
entah dari mana menghulu
apakah pori-pori yang merekah
atau sengat mentari di tanah rengkah
ternyata dari rindu yang mulai gundah
sudahlah, jangan biarkan mengaduh
tapi ke mana nanti peluh kan bermuara
apakah menguar begitu saja di panas udara
atau bersama jejak tak berbekas sirna
ah, ternyata berakhir sepi di relung dada
lelah sudah langkahku
mengeja rasa sakit, menyiangi sunyi
sekarang pun telah lancar kubaca perih
tak terbata-bata lagi saat merintih
tapi kenapa rindu tak jua membeku
13.00 - pantai utara jawa
sayup-sayup, di atas sebuah bus tua
segerombol pengamen jalanan memperdengarkan padaku sebuah lagu
"Lihatlah aku disini, melawan getirnya takdirku sendiri
Tanpamu, aku lemah dan tiada berarti"
Ah, terendap laraku..
photo by me



















6 comments:
ake ga suka sepi dan sendiri...tanpamu, sepiii
nice writing :)
@TRIMATRA : yoi.. makasih dah mampir..
@Enno : thanks mbak enno, pengen bisa nulis kaya mbak.. mohon dukungannya.. :)
lariknya bagus, sederhana tapi sarat makna.
@Apisindica : makasih bro, lagi memory remain neh gara-gara diperdengarkan lagu itu.. hehe.. jangan bosen-bosen mampir ya bro..
Business Insurance Services
Capital Investment Management
Poskan Komentar